Indonesia Usung Perubahan Iklim dan Laut pada WOC 2009

egara berkembang, dan 30 negara belum berkembang.

“Sebagai panitia, Indonesia akan mengangkat topik Ocean and Climate Change (Laut dan Perubahan Iklim, Red) dan tema Climate Change Impact to Oceans and the Role of Oceans to Climate Change (Implikasi Perubahan Iklim terhadap Laut dan Peran Laut terhadap Perubahan Iklim, Red),” ujar Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi, yang bertindak sebagai Ketua Panitia WOC, di Jakarta, kemarin.

Freddy menjelaskan, dalam WOC 2009 juga akan dideklarasikan Manado Ocean Declaration (MOD). Direncanakan pula pembentukan World Ocean Forum yang akan melaksanakan rencana aksi MOD serta memantau perkembangan dari kesepakatan Manado tersebut. Selain itu, pelaksanaan WOC 2009 juga akan diselingin dengan beberapa kegiatan, antara lain, pertemuan Coral Triangle Inisiantive (CTI) guna mencanangkan pelaksanaan konservasi dan preservasi terumbu karang di wilayah segitiga terumbu karang serta Ocean Science, Technology and Policy Simposium sebagai ajang pertemuan ribuan ilmuwan dan pemangku kepentingan bidang kelautan dan perikanan seluruh dunia.

Juga dilaksanakan Pameran Bahari Internasional dan Pekan Pembangunan dan Budaya Sulawesi Utara sebagai media untuk memperkenalkan potensi daerah Sulawesi Utara kepada masyarakat internasional. “Pada kesempatan itu Indonesia akan mengusulkan, agar Taman Laut Bunaken menjadi Warisan Dunia dan pelestariannya menjadi tanggung jawab dunia,” kata Freddy.

Kepala Pusat Data, Statistik, dan Informasi Departemen Kelautan dan Perikanan Soen’an H Poernomo menyampaikan, pelaksanaan WOC di Manado dilaksanakan dalam upaya mencapai kesepakatan internasional dalam pemanfaatan sumberdaya laut bagi kesejahteraan umat manusia. “Oleh karena itu, beberapa topik yang akan dibahas dalam kegiatan tersebut mencakup tata kelola kelautan, pengelolaan lingkungan laut yang berkelanjutan, mitigasi bencana kelautan, dan laut sebagai masa depan,” ujarnya.

Sedangkan permasalahan kelautan di dunia yang akan dibahas dalam kegiatan tersebut, antara lain, peran laut dalam perubahan iklim global, keanekaragaman hayati laut dunia, industri dan jasa maritim, mitigasi bencana alam di laut, laut sebagai frontier masa depan, serta pengelolaan laut dan pesisir terpadu berdasarkan ekosistem. Pelaksanaan WOC juga diyakini mampu mendongkrak pembangunan infrastruktur dan meningkatkan gairah ekonomi, di samping menarik para wisatawan, baik sebelum maupun saat berlangsungnya WOC di Sulawesi Utara.

“Pelaksanaan WOC 2009 telah mendapatkan dukungan dari dalam dan luar negeri,” kata Soen’an. n

 

Leave a Reply